Berita Terkini

EDUKASI PEMILIH PEMULA, KPU CILACAP GELAR SOSIALISASI DI SMAN 2 CILACAP

Cilacap – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di SMAN 2 Cilacap pada Kamis, 7 Mei 2026 dengan tajuk “Pemilih Pemula”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya KPU Kabupaten Cilacap dalam meningkatkan pemahaman demokrasi dan partisipasi politik generasi muda. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi sebagai calon pemilih muda yang nantinya akan berpartisipasi dalam pelaksanaan pemilu maupun pemilihan di masa mendatang. Pemaparan materi dalam kegiatan sosialisasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) M. Muhni serta Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin) Khamilin.  Melalui kegiatan sosialisasi ini disampaikan agar para siswa dapat menjadi pemilih yang kritis, aktif, dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks maupun praktik politik uang. Selain itu disampaikan juga terkait pentingnya memastikam diri telah terdaftar sebagai pemilih guna menjamin hak konstitusional setiap warga negara dapat terpenuhi. Dengan adanya kegiatan ini, harapannya para pelajar dapat memahami proses demokrasi sejak dini dan menjadi generasi muda yang peduli terhadap masa depan bangsa melalui partisipasi dalam pemilu. Subbag Parmas & SDM

SINYAL PENGAWALAN PEMILU MAKIN KUAT

Cilacap - Kamis (7/5/26), jajaran pimpinan KPU Kabupaten Cilacap melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri Cilacap. Audiensi yang digelar dikantor kejaksaan, diterima langsung oleh Kajari Cilacap (DR. Muhammad Irfan Jaya). Tim dari KPU Kabupaten Cilacap; Weweng Maretno, Sinoto Hadiwarno, Munjiatun Mukaromah, dan Sekretaris (Reno Tri Jaya). Audiensi berlangsung hangat dan sarat muatan strategis bertujuan membahas rencana kerja sama kelembagaan menjelang tahapan demokrasi berikutnya. Sinergi antara penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum menjadi kebutuhan penting di tengah semakin kompleksnya dinamika kepemiluan. “Kerja sama bukan sekadar administrasi diatas kertas, tetapi bagian dari upaya membangun tata kelola kelembagaan yang kuat, akuntabel, dan memiliki kepastian hukum.  KPU membutuhkan penguatan pendampingan, baik dalam aspek tata usaha negara, perdata, maupun persoalan hukum lain yang berpotensi muncul” ujar ketua KPU Cilacap (Weweng Maretno) Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, DR. Muhammad Irfan Jaya, menyambut baik inisiatif audiensi. Kolaborasi antarlembaga merupakan langkah positif dalam membangun sistem pemerintahan yang profesional dan saling menguatkan.  Pola perjanjian kerja sama dapat dibangun antara Kejaksaan dan KPU, terutama dalam ruang lingkup bantuan hukum, pertimbangan hukum, hingga tindakan hukum lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Kejaksaan memiliki fungsi pendampingan hukum kepada lembaga negara dan pemerintah. Prinsipnya, kami siap mendukung sepanjang berada dalam koridor regulasi,” jelasnya. Ia juga menyinggung pentingnya mitigasi persoalan hukum sejak dini agar tidak berkembang menjadi sengketa yang dapat mengganggu jalannya program kelembagaan. Di hadapan jajaran Kejaksaan Negeri Cilacap, Sekretaris KPU Kabupaten Cilacap Reno Tri Jaya turut memaparkan ruang lingkup rencana perjanjian kerja sama yang disusun sebagai turunan dari nota kesepahaman antara KPU RI dan Kejaksaan Republik Indonesia. Ruang lingkup tersebut meliputi pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta koordinasi kelembagaan lainnya yang mendukung pelaksanaan tugas KPU. Audiensi berlangsung dalam suasana cair dan penuh dialog. Sesekali diselingi canda ringan, namun substansi pembahasan tetap mengerucut pada satu hal: demokrasi membutuhkan pagar hukum yang kokoh agar tidak mudah goyah diterpa dinamika politik. Pertemuan itu sekaligus menjadi penanda bahwa pasca pesta demokrasi, kerja-kerja kelembagaan belum benar-benar usai. Di balik layar yang tak selalu terlihat publik, ada upaya merawat sistem agar tetap berjalan di rel yang benar. Subbag Perencanaan, Data, dan Informasi.

KPU Cilacap Upayakan Peningkatan Pemahaman Pegawai Dalam Penggunaan TTE

CILACAP – Jajaran KPU Kabupaten Cilacap mengikuti kegiatan "NGOPI ASLI" (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring, Selasa (05/05/2026). Kegiatan kali ini mengusung tema penting: "SUPER-SUB: Transformasi Digital dalam Penggunaan TTE (Tanda Tangan Elektronik) pada Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI)". Hadir secara virtual dari Kantor KPU Kabupaten Cilacap: ✅ Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Cilacap ✅ Sekretaris KPU Kabupaten Cilacap ✅ Kasubbag Rendatin & Kasubbag KUL ✅ Staf pelaksana terkait Acara ini menghadirkan narasumber dari KPU Provinsi Jawa Tengah, yaitu Astrid Proborini (Kasubbag Data dan Informasi) dan Dafidh Myharta S (Kasubbag Umum dan Logistik), dengan dipandu oleh moderator B. Eko Setyawati Melalui kegiatan ini, diharapkan KPU Kabupaten Cilacap dapat mempercepat adaptasi teknologi digital, khususnya dalam tata kelola kearsipan melalui aplikasi SRIKANDI dan penggunaan TTE. Langkah ini merupakan wujud komitmen KPU dalam menciptakan birokrasi yang lebih modern, efisien, dan akuntabel. Subbag Keuangan, Umum dan Logistik.

Kamis Sesuatu Serial Advokasi Hukum Pemilu, Diskusi Film Antz

CILACAP- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap mengikuti kegiatan rutin, kajian “Kamis Sesuatu” Seri ke XLIX yang diselenggarakan oleh Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Tengah, pada hari rabu 29, April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan mengangkat Tema “Antz”. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Cilacap Weweng Maretno, Kadiv Hukum dan Pengawasan Munjiatun Mukaromah, Kadiv Teknis Penyelenggaraan Sinoto Hadi W, Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM M.Muhni, Kasubag Teknis dan Hukum Hari Sugiharto serta Staff Hukum Zulfan Hikami, Aini Auliya dan Haryono. Kegiatan di mulai pada pukul 10.00 WIB dan dibuka oleh Kadiv Sosdiklih dan Parmas KPU Provinsi Jawa Tengah Akmaliyah dan dilanjutkan dengan narasumber Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Boyolali Aniek Ambarwati. Pembahasan pada kegiatan ini yaitu Diskusi Film " Antz" yang apabila dikaitkan dengan dinamika politik atau pemilihan menggambarkan mengenai adanya kritik terhadap pemimpin yang otoriter dan manipulatif, propaganda dan pengaruh massa serta kesadaran adanya hak untuk memilih. Tujuan kajian ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta mengasah daya kritis peserta dalam menghadapi dinamika politik dan bagaimana harus bersikap terhadap dinamika politik tersebut. Subbag TPPH.

KPU Cilacap Ikuti Bedah Buku Logistik Pemilu 2024

Cilacap, 28 April 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap mengikuti kegiatan Ngopi Asli (Ngobrol Pintar Arsip dan Logistik) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah melalui daring pada hari ini (28/4/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya Handi Tri Ujiono (Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah) menegaskan pentingnya peran logistik sebagai salah satu aspek krusial dalam keberhasilan penyelenggaraan pemilu. Pengelolaan logistik yang tepat, baik dari sisi ketepatan jumlah, jenis, kualitas, waktu, maupun sasaran distribusi menjadi kunci dalam menjamin terpenuhinya hak pilih masyarakat. Selanjutnya, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Perencanaan dan Logistik, Basmar Perianto Amron, memberikan pengarahan terkait pentingnya tata kelola logistik yang berkelanjutan.  "Logistik sebagai aliran darah dalam proses demokrasi yang harus dikelola secara konsisten sejak tahap perencanaan hingga pasca pemungutan suara. " tegas Basmar Perianto Amron Dengan tema Staying Power: Semangat Tak Kenal Lelah dalam Pengelolaan Logistik, Primus Supriono (Ketua KPU Kabupaten Klaten) selaku narasumber dalam bedah buku yang berjudul “75 Hari Perjalanan Terjal Logistik Pemilu 2024 menyampaikan berbagai dinamika dan tantangan dalam pengelolaan logistik selama tahapan Pemilu 2024.  "Pengelolaan logistik membutuhkan staying power atau daya tahan yang kuat, mengingat prosesnya panjang dan penuh tantangan di lapangan" ujar Primus Supriono. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan penguatan pemahaman dalam pengelolaan logistik Pemilu yang diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah. Kegiatan yang dihadiri komisioner dan jajaran sekretariat diharapkan dapat memperkuat wawasan serta menjadi bahan evaluasi dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola logistik pemilu ke depan. KPU Kabupaten Cilacap berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas dan akuntabilitas dalam pengelolaan logistik sebagai salah satu penunjang utama terselenggaranya pemilu yang berkualitas.

KPU Kabupaten Cilacap Raih Nilai 88,73 dengan Predikat Bebas Dari Korupsi dalam Survei Hasil Indeks Persepsi Anti Korupsi Triwulan I Tahun 2026

Cilacap - 28 April 2026 Survei Persepsi Anti Korupsi diselenggarakan pada Tahun 2026, dilaksanakan secara eksternal dengan melibatkan stakeholders/instansi terkait, guna mengetahui persepsi masyarakat tentang anti korupsi di lingkungan KPU Kabupaten Cilacap. Persepsi anti korupsi dapat diketahui dari hasil Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) dengan indikator pertanyaan dalam survei yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Instansi Pemerintah. Dengan demikian pembangunan Zona Integritas menjadi aspek penting dalam hal pencegahan korupsi sebagai bahan perencanaan dan evaluasi program pembangunan di pemerintahan, dan diharapkan dapat memberikan gambaran pencapaian upaya yang berdampak pada pencapaian sasaran dengan terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.